The Relationship between LBW and Exclusive Breastfeeding with the Incidence of Stunting in Toddlers in 2021
The Relationship between LBW and Exclusive Breastfeeding with Stunting Incidents in Toddlers in 2021
Abstrak
Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi dalam jangka waktu yang lama. Tercatat sebanyak 1,3 juta anak indonesia mengalami stunting dan Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi stunting di regional Asia Tenggara/South-East Asia Regional (SEAR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan BBLR dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Metode penelitian menggunakan metode Studi Literature diambil dari 7 jurnal terdiri dari 4 jurnal nasional dan 3 jurnal internasional. Analisa data pada penelitian ini adalah analisa deskripsif. Hasil pada penelitian berdasarkan literature review 7 jurnal persentasi kejadian BBLR yang ditemukan terendah 7,8% dan persentasi tertinggi 34,1%. Pemberian ASI eksklusif ditemukan persentasi terendah 26,7%dan persentasi tertinggi 85% . Persentasi kejadian stunting ditemukan persentasi terendah 17%, dan persentasi tertinggi 50%. 7 jurnal penelitian yang gunakan semua menyatakan terdapat hubungan antara BBLR dengan kejadian stunting pada balita. 4 jurnal penelitian yang gunakan semua menyatakan terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Penulis menyarankan perlunya memperhatinkan status gizi calon ibu dan kecukupannya saat hamil untuk mencegah terjadinya malnutrisi dalam rahim dan berlanjut ke kehidupan setelah lahir yang bisa mengakibatkan teradinya stunting.
Diterbitkan
2023-12-29
##submission.howToCite##
Marowiyah, S., Rusmilawaty, R., Suhrawardi, S., & Rafidah, R. (2023, Desember 29). The Relationship between LBW and Exclusive Breastfeeding with the Incidence of Stunting in Toddlers in 2021. JURNAL KEBIDANAN BESTARI, 7(02), 59-78. https://doi.org/https://doi.org/10.31964/jkb.v7i02.121
Bagian
Artikel
Hak Cipta artikel dimiliki oleh Jurnal Kebidanan Bestari

